22
Jun
07

Penambangan Batu Bara dan Kesehatan Lingkungan

Oleh Human Arifin, SKM

KUALITAS lingkungan yang sehat adalah keadaan lingkungan yang bebas dari risiko yang membahayakan kesehatan dan keselamatan hidup manusia. Manusia dihadapkan pada masalah kehidupan yang sangat kompleks. Setiap manusia akan sadar bahwa krisis kehidupan ini akan dialami dan mengancam eksistensi manusia secara keseluruhan. Jauh hari manusia telah berusaha untuk mencegah terjadinya krisis sumber daya alam. Sumber daya alam yang terbatas harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dengan pengerukan seminimal mungkin. Segala sumber daya alam dalam penggunaannya dilakukan penuh penghematan.

Namun ternyata usaha tersebut hanya teori belaka.Sebab pada kenyataannya manusia seperti lupa diri, semena-mena mengeksploitir sumber daya alam untuk memenuhi tuntutan kehidupan yang tak ada batasnya itu.

Setiap jengkal tanah digerogoti, kandungan bahan tambang disedot, hutan dan bukit dipangkas dan berbagai jenis kendaraan bermotor serta mesin-mesin berat seolah berlomba menyumbangkan gas karbon monoksida serta partikel-partikel padat ke udara bebas. Dampak lingkungan yang demikian, sadar atau tidak akan menjadi bencana berupa polusi/pencemaran serta menimbulkan kerusakan lingkungan yang akan mengancam kehidupan kita.

Memang sulit dipahami dan memberikan bukti yang meyakinkan bahwa pencemaran/polusi pasti akan menjadi penyebab timbulnya bermacam-macam penyakit. Akan tetapi bukti yang kuat menunjukkan bahwa polusi/pencemaran udara yang kronis sangat berbahaya bagi kesehatan. Menurut logika udara kotor pasti mempengaruhi kerja paru-paru. Peranan polutan ikut andil dalam merangsang penyakit pernafasan seperti influensa, bronchitis dan pneumonia serta penyakit kronis seperti asma dan bronchitis kronis.

Pencemaran/polusi udara tidak hanya merangsang berbagai penyakit kronis. Anak-anak juga bisa terjangkit, terutama yang tinggal di daerah yang berudara kotor. Mereka lebih sering mengalami rasa sakit pada dada dibanding anak-anak yang menghirup udara bersih. Mereka biasanya juga baru merasakan sakit serius beberapa atau puluhan tahun kemudian.

Sangat disayangkan pengusahaan dan cara penambangan batu bara tersebut belum memprhatikan faktor kelestarian dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Bila ditinjau dari segi kesehatan masyarakat, ada upaya-upaya yang akan dilakukan yang bertujuan untuk mengadakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan terhadap faktor yang dapat menimbulkan suatu penyakit, secara epidemiologis yang berkisar pada keseimbangan host-agent-environment.

Upaya pencegahan dabn penanggulangan terhadap dampak yang ditimbulkan oleh penambang batu bara dapat ditempuh dengan beberapa pendekatan, untuk dilakukan tindakan-tindakan tertentu. Pertama pendekatan teknologi, dengan orientasi teknologi preventif [control/protective] yaitu pengembangan sarana jalan/jalur khusus untuk pengangkutan batu bara sehingga akan mengurangi keruwetan masalah transportasi. Pejalan kaki [pedestrian] akan terhindar dari ruang udara yang kotor. Menggunakan masker debu [dust masker] agar meminimalkan risiko terpapar/terekspose oleh debu batu bara [coal dust].

Kedua, pendekatan lingkungan yang ditujukan bagi penataan lingkungan sehingga akan terhindar dari kerugian yang ditimbulkan akibat kerusakan lingkungan. Upaya reklamasi dan penghijauan kembali bekas penambangan batu bara dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk malaria. Dikhawatirkan bekas lubang/kawah batu bara dapat menjadi tempat perindukan nyamuk [breeding place].

Ketiga, pendekatan administratif yang mengikat semua pihak dalam kegiatan pengusahaan penambangan batu bara tersebut untuk mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku [law enforcement] dan keempat pendekatan edukatif, kepada masyarakat yang dilakukan serta dikembangkan untuk membina dan memberikan penyuluhan/penerangan terus menerus memotivasi perubahan perilaku dan membangkitkan kesadaran untuk ikut memelihara kelestarian lingkungan. Selain itu perlu diupayakan kajian penelitian yang lebih mendalam.

Kesehatan lingkungan diselenggarakan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk mewujukan suatu lingkungan yang sehat bebas dari pencemaran. Kerja sama lintas sektoral, polical will pemerintah daerah setempat dan kepedulian instansi terkait dengan dukungan peran serta anggota masyarakat. ###


17 Responses to “Penambangan Batu Bara dan Kesehatan Lingkungan”


  1. 1 mira
    Agustus 11, 2007 pukul 1:03 pm

    bagus sekali!!!!!!!!

  2. 2 Arin
    Agustus 24, 2007 pukul 8:30 am

    sebaiknya pihak perusahaan batu bara juga memikirkan keadaan lingkungan, tidak semata keuntungan saja. karena lingkungan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia

  3. 3 mayang
    September 19, 2007 pukul 5:50 am

    perlunya partisipasi pemerintah yang intensive dalam menangani pecemaran lingkungan tersebut.terima kasih!!!!

  4. 4 arief
    September 25, 2007 pukul 8:17 am

    Nah itu sudah pas sebagai sarjana SKM Unlam untuk lebih memikirkan masyarakat yang terkena dampak di sekitar pertambangan. artinya dampak bukan hanya terhadap degradasi lingkungan, tetapi juga terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

    Karena saya pikir beberapa program community development beberapa perusahaan tambang di mana saja belum membuat tolak ukur atau parameter mengenai Health Impact Assessment terhadap masyarakat sekitar tambang. Kalau untuk karyawan perusahaan sih biasanya sudah dilakukan, bahkan setiap tahun dilakukan medical check-up.

    Pertanyaan saya, bisakah health impact assessment itu dimasukkan dalam studi awal dalam setiap perencanaan pertambangan termasuk dalam Social dan environmental impact. Jadi kalau ada kan kita juga enak tinggal minta pertanggung jawaban kepada perusahaan ybs. Dalam matrik akan dapat dilihat pemenuhan atau pertanggungjawaban yang harus dikelola dengan baik. Kalau tidak ada pendugaan artinya kita selama ini hanya mengira, meraba dan menduga-duga serta mengkait-kaitkan efek kejadian.

    Warm regard, arief

  5. 5 Pius
    Oktober 4, 2007 pukul 11:17 pm

    Bagus, namun akan menjadi lebih bagus lagi jika menggunakan data2 hasil penelitian yang up to date, biar smakin menjadi ilmiah gitu lho

  6. November 8, 2007 pukul 11:36 am

    Salut tuk mas Human, sudah saatnya kita berkata tidak pada perusahaan batubara di banua kita ini yang cuma bisa menghancur dan terus menghancur tanpa ada kontribusi langsung buat kesejahteraan masyarakat.

  7. 7 vicka
    November 15, 2007 pukul 11:59 pm

    ehm,… gw pngen dapetin info ttg akibat penambangan batu bara di daerah kepulauan!!!!
    dtnggu infonya sangat penting neh !!! thank’s

  8. Maret 1, 2008 pukul 6:54 am

    bagus juga..
    tapi tolong perhatikan faktor kelestarian dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

  9. 9 adi
    April 24, 2008 pukul 1:47 pm

    gw butuh info lebih tentang dampak lingkungan yang diakbatkan penambangan batu bara
    siapa yang ada tolong email gw

  10. 10 nurkhoiron
    Mei 7, 2008 pukul 6:45 am

    salut buat kawan-kawan yang dengan penuh semangat memperjuangkan hak komunitas dan pelestarian lingkungan.. Bravo, maju terus..

  11. 11 katsujiro ueno
    Desember 16, 2008 pukul 1:25 pm

    Salam kenal dari Jepang. Saya seorang Jepang yang bisa sedikit berbahasa Indonesia. Saya ingin tahun tentang metode perhitungan nilai pengukuran terhadap konsentrassi debu di tambang atau penambangan. Mohon informasi di mana saya bisa mendapatkan
    informasi tentang hal-hal seperti saya sebutkan di atas.

    Terima kasih sebelumnya dan atas masukannya diucapkan terima kasih sebelumnya.

    Salam dari Jepang
    Ueno

    • 12 husaini
      November 15, 2010 pukul 3:21 am

      too : Ueno from japan
      Untuk pengukuran konsentrasi debu pertambangan yaitu dengan alat DUST SAMPLER dimana hasil tangkapan debu akan dikonversikan ke dalam sebuah rumus, tuk jelasnya saudara bisa menghubungi kantor besar hygiene perusahaan dan pelayanan ergonomi dibawah depertemen tenaga kerja di seluruh Indonesia, atau bisa menghubungi kantor balai teknik kesehatan lingkungan departemen kesehatan indonesia yang ada di setiap provinsi di Indonesia.

  12. 13 tawang
    Maret 11, 2009 pukul 4:53 pm

    nice info nih !

  13. April 16, 2009 pukul 5:43 am

    dampak penambangan yang ingin kita ketahui sangat banyak. kenapa cuma kesehatan bukannya kesehatan dipengaruhi dari dampak penambangan yang lain juga misalnya proses pembongkaran hutan untuk penambangan itu kan perlu dipaparkan juga. banyak yang bisa pemarintah lakukan misalnya mewajibkan tiap rumah menanam paling sedikit 10 jenis tanaman untuk megurangi polusi udara,dan juga menambah asupan oksigen yang dibituhkan ratusan juta orang indonesia bahkan milyaran penduduk dunia, karena kita adalah paru-paru dunia.

  14. 15 hilman
    Mei 7, 2009 pukul 1:04 pm

    memang diperlukan law enforcement untuk sebagai payung hukum, kira2 institusi siapa yang bertanggung jawab Departement Pertambangan kah atao depnaker ?

  15. Juni 1, 2010 pukul 11:14 am

    bagus mari kita bersatu untuk maju

  16. 17 husaini
    November 15, 2010 pukul 3:09 am

    artikel di atas hanya sebatas illusi atau teori belaka, sdh konu, artinya tetap saja aktivitas pertambangan seperti sekarang ini, mengapa hal ini teruss terjadi ????, karena sistem yg ada dan diberlakukan oleh pemerintah selalu di atur dan disusun oleh koorporasi asing dan nasional, artinya segala macam bentuk kebijakan pusat dan daerah selalu disusupi oleh kepentingan asing dan pengusaha nasional yg selalu berfikir bisnis to bisnis, dan pemerintah pusat dan daerah selalu berfikir investasi dengan mengabaikan kepentingan masyarakatnya, termasuk kelestaraian lingkungan hidup, mereka selalu berfikir dan bertindak seperti konsep QUEZZNETT yaitu hasil pencapaian pembangunan dengan meng-umpakan seperti HURUP U TERBALIK yaitu meningkatkan pembangunan seiring dengan penurunan kualitas lingkungan hidup termasuk kualitas SDM,Oleh karena itu persoalan kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat hanya bagian kecil saja dari persoalan hidup di negara mafiaso ini, karena pada dasarnya negara kita masih terjajah dan tersandera oleh koorporasi asing dan koorporasi nasional dengan sistem neo-kapitalisme dan liberalisasinya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: